Memang terasa sedikit bodoh.
Bukannya habis pulang sekolah langsung mencari Aika ke rumahnya malah pergi
keluyuran. pergi ke tempat biasa aku temui setiap pulang sekolah. Untuk apa aku
ke tempat seperti itu? Selain itu memang hobiku, aku ingin mencari ketenangan
sebuah jawanban untuk menenangkan hatiku.
Tampilkan postingan dengan label Lilin Dalam Gelapku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lilin Dalam Gelapku. Tampilkan semua postingan
Selasa, 19 Maret 2013
Minggu, 17 Februari 2013
Lilinku Part 7 : Keputusan Aika
Aika
hanya tersenyum memandangiku yang terlihat kikuk, dan saat itu pula aku
sempat-sempat mencuri pandang ke Aika. Ketika ketahuan mencuri pandang pipi ini
kembali memerah.
Selasa, 05 Februari 2013
Lilinku Part 6 : Kalimat Indah Di Sore Itu
Mentari kembali menyinari dunia
ini. Dunia yang semakin penuh dan sesak yang ku rasa. Waktunya kembali ke
kegiatan belajar. Banyak kejutan yang aku alami di minggu kemarin. apakah di
minggu ini akan ada kejutan juga. Entahlah. itu masih rahasia tuhan. Tas
gendong, seragam sekolah, sepatu hitam. Aku siap untuk berangkat.
Rabu, 23 Januari 2013
Lilinku Part 5 : Sesuatu Yang Ku Rindu
Hari minggu, hari melepas lelahh
setelah selamat 6 hari terenggut oleh tugas yang kadang membebani. Badanku
terasa lemas terbangun dari tempat tidur. Sepertinya kondisiku kurang baik.
Selepas pulang dari bukit. Aku kehujanan. Basah kuyup jadinya masuk angin dan
ternyata dampak buruknya ada pada pagi ini. Badanku panas, lemes,.. Oh tidak..
Selasa, 22 Januari 2013
Lilinku Part 4 : Sore Itu
Menikmati sore. . .Kegiatan yang
tak pernah aku lewatkan sehabis pulang sekolah. Berkeliaran seharian habis jam
pelajaran. tempat terakhir sebelum pulang adalah bukit ini. Bukit tempatku
menikmati langit sore
Senin, 07 Januari 2013
Lilinku Part 3 : AIKA
Mentari kali ini tidak menyapaku.
Hah sedang mendung. Berat rasanya melangkahkan kaki ini untuk beranjak ke
tempat dimana aku memanjakan tubuhku untuk dibilas.Tapi apa boleh buat ini
tuntutan dan aku harus lakukan. Masa
masa ku di SMK termasuk masa yang terasa berbeda bagiku. Yah walaupun dari
pandangan umum yang ku lihat masih terlihat sama. Tapi disini aku bisa memiliki
teman walaupun senakal-nakalnya diriku. Mungkin ini yang dimaksud dengan
persahabatan. aku tak pernah tahu. Karena aku tak pernah peduli.
Lilinku Part 2 : Kenakalan di jalanku
Aku
masih termenung dalam lamuan yang kini makin memudar oleh rasa ngantukku. Ingin
sekali aku memejamkan mataku. Tapi berat rasanya untuk tidur. Karena aku masih
menahan rasa sedih ini. Rasa sesalku. Tapi apalah bisa dibuat. penyesalan
memang selalu datang diakhir. Telpon
genggamku berdering. Ada sms masuk dari adik perempuanku. Ku buka berlahan apa
isi dari sms itu. Ternyata
“kak cepat pulang. ayah nyariin”
from : Ninda
Lilinku Part 1 : Kenyataan yang tak sesuai namaku
Aku tak tahu lagi bagaimana
orang-orang bisa memaafkan tindakanku ini.
Aku sudah seperti orang tak dihargai dimana mereka. di tatap dengan
tatapan mata dingin. Tapi aku tak menyalahkan mereka karena itu sudah pantas
untukku.
Lilin Dalam Gelapku : Prolog
Kau takan menyadari dan kapan sebuah cahaya akan datang.......
Menuntunmu menerangi jalan............
Cahaya itu begitu indah, kau sadar dia akan menghilang.....
Karena cahaya itu adalah lilin....
Lilinku.......
Menuntunmu menerangi jalan............
Cahaya itu begitu indah, kau sadar dia akan menghilang.....
Karena cahaya itu adalah lilin....
Lilinku.......
Langganan:
Postingan (Atom)
Review Buku : Perpustakaan Tengah Malam
Judul : Perpustakaan Tengah Malam Pengarang : Matt Haig Halaman : 368 halaman Satu-satunya cara untuk bel...
-
Oke baiklah...selamat hari jumat dan selamat malam sabtu, dulu pernah ada seorang kakak yang menyarankan untuk menulis ulasan tentang w...
-
Judul : Perpustakaan Tengah Malam Pengarang : Matt Haig Halaman : 368 halaman Satu-satunya cara untuk bel...
-
Hari ini adalah (22 Desember 2016) film yang di sutradarai oleh raditya dika tayang dibioskop seluruh Indonesia, kebetulan saya menonton di...