Rabu, 15 April 2015

Mencoba Indoor

Ini untuk kedua kalinya mencoba mengambil foto di dalam ruangan, apa yang difoto? Tentunya seorang talent baru yang bernama Wiji Astuti (Teman SMA saya he he he)
Bedanya pengambilan indor yang sekarang dengan yang pertama kali adalah, kalau pas pertama kali mengmabil gambar diambil siang hari tentu saja dengan cahaya yang cukup (beberapa fotonya ada di link berikut : Level-colour-balance-brightness). Tapi yang pengambilan kedua ini pada malam hari dengan intensitas cahaya yang kurang. Maka dari kekurangan tersebut memanfaat lampu belajar dan juga flash kamera. Bagaimanakah hasilnya ?

Kamis, 19 Maret 2015

Putih dan Biru

Coba diam walau hanya tuk sejenak. Dengarkan kata dari segala yang ku ucap. Ku jelang pagi ini nikmati. Damai di hati. Dalam waktu penuh arti karena aku dicintai. Ku ingat kemarin suasana tak bersemangat. Namun kini ku jalani dan semua rasanya tepat. Bersama kita coba wujudkan harapan. Membuka jalan dalam gapai setiap tujuan

Selasa, 03 Maret 2015

Gemerlap Malam

Saya paling susah untuk mengambil foto saat kondisi dimana kurangnya cahaya. Ketika ingin mengambil foto yang memuaskan yang ada beberapa diantara menjadi gambar yang rusak karena banyak gerakan atau abyek yang akan diambil malah menjadi gelap. Gambar malam yang menjadi abstrak seperti post saya sebelumnya Move Photo diberikan sedikit editing menjadikan gambar tersebut lebih menarik.
Nah kali ini adalah gambar yang diambil pada saat obyek yang ingin di foto malah terlihat gelap.

Hitam dan Coklat

Dimanapun bisa diambil untuk tempat foto, nah kali ini lokasi yang saya ambil adalah di sekitar kampus Univ. Udayana dan Areal Parkir Garuda Wisnu Kencana.
Modelnya adalah kakak saya sendiri Kak Nela

Sabtu, 28 Februari 2015

Kau yang ‘aku banget’ berlalu tanpa nama



Yang namanya melihat seseorang yang ‘aku banget’
di tempat umum  berujung  indah
di dalam kenangan


Banyak dari kita pernah bertemu seseorang yang menarik seolah mereka itu adalah Tu orang aku banget. Semua yang ada padanya membuat kita suka ketika pertama kali melihatnya. Tapi apa daya ketika rasa yang tertanam seperkian detik itu hilang seketika ketika kita takut untuk menanyakan nama atau hanya menyapanya saja. Berujung pada kita tidak tahu siap dia  dan terkadang rasa sesal.

Kamis, 29 Januari 2015

Ketika Kau Tidak Melihatku

Jembatan , Pantai Pemuda Jimbaran

Ketika liburan atau mendatangi suatu tempat , terkadang pengunjung menemukan objek orang untuk difoto secara diam diam.Orang yang mengambil gambar/memfoto teman anda saat bekerja dapat disebut sebagai pencipta. 
Pencipta adalah seorang atau beberapa orang secara bersama-sama yang atas inspirasinya melahirkan suatu ciptaan berdasarkan kemampuan pikiran, imajinasi, kecekatan, keterampilan, atau keahlian yang dituangkan ke dalam bentuk yang khas dan bersifat pribadi, yang mana dalam hal ini ciptaan dari si pengambil foto teman Anda adalah hasil foto teman Anda (Pasal 1 angka 2 UUHC)

Senin, 26 Januari 2015

Pohon Yang Kokoh Menjulang Tinggi Menuju Cahaya

Sebuah tempat saat musim kemarau di F.MIPA Univ. Udayana
Dalam sebuah perjalanan, sebatang pohon kayu yang tinggi menjadi suatu hal yang menarik untuk di simak. Tempat dimana kita bisa berteduh. Mereka menjulang tinggi menuju arah yang sama, menggapai cahaya yang datang. Cahaya yang menerpa pohon menjadikan bentuk dan tekstur daun dan ranting jadi lebih jelas. Pohon,tegak lurus ke arah yang sama untuk menatap cahaya.

Review Buku : Perpustakaan Tengah Malam

Judul               : Perpustakaan Tengah Malam Pengarang     : Matt Haig Halaman        : 368 halaman          Satu-satunya cara untuk bel...